Sabtu, 29 September 2012
Untukmu Ibu
semangat itu bangkit kembali,
dan semoga tak akan hilang lagi.
sore itu aku berbicara dengan seseorang,
seseorang yang sangat aku sayangi,
sangat teramat aku sayang.
ku ceritakan keluh kesahku,
ku ceritakan tentang semua hal yang aku alami,
dia mendengarkan dengan sepenuh hati.
sesekali beliau memotong pembicaraanku dan menyalahkan tingkahku.
tapi ku tak geram dengan semua itu,
karena itu bentuk kasih sayangmu padaku.
dengan lembut kau menasehatiku,
membimbingku untuk keluar dari kegelapan.
dengan semangat, kau memberiku dorongan,
sebuah dorongan agar aku bersemangat menggapai kesuksesan,
jangan cepat menyerah dalam menghdapi setiap cobaan.
ibu...
aku sayang padamu
kaulah seseorang yang terbaik dalam hidupku ini
kaulah yang paling mengerti aku
kaulah yang paling mengerti apa mauku
kau sebagai pelita yang menerangiku dalam kegelapan
kau yang sayangiku sepenuh hatimu
merawatku sepenuh jiwamu
tanpa sedikitpun mengeluh padaku atau pada siapapun itu
ibu...
maafkan segala tingkahku yang menyakitimu
aku hanya orang biasa
yang tak luput dari kesalahan
ibu...
terimakasih ibu..
atas semua pengorbananmu itu
aku tak bisa membalas pengorbananmu
karena tak ada satupun hal yang sebanding dengan pengorbananmu
pengorbananmu begitu besar ibu
tak ada yang bisa gantikan dirimu
hanya dirimu ibuku
yang selalu ada dihatiku

0 komentar:
Posting Komentar